Skrining Malnutrisi dan Risiko Sarkopenia pada Lansia Panti Werdha dengan MNA-SF dan SARC-F Disertai Bundle Intervensi Gizi-Latihan di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 1 Cipayung Jakarta Timur
Abstrak
Penelitian quasi-experiment one-group pretest-posttest ini menguji bundle fortifikasi protein dan latihan resistensi pada 148 lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 1 Cipayung, Jakarta Timur. Skrining menggunakan MNA-SF, SARC-F, dan handgrip dynamometry menunjukkan prevalensi risiko malnutrisi 58,1% dan risiko sarkopenia 44,6% pada baseline. Setelah intervensi 12 minggu, skor MNA-SF meningkat dari 9,2+-1,6 menjadi 11,7+-1,8 (p<0,001), kekuatan genggaman pria naik dari 23,6 menjadi 27,1 kg dan wanita dari 14,8 menjadi 17,3 kg (p<0,001), serta skor SARC-F menurun dari 4,8+-2,1 menjadi 3,1+-1,7 (p<0,001). Bundle terbukti efektif memperbaiki status gizi dan kekuatan otot lansia panti.
Kata Kunci
Sitasi (APA edisi 7)
Ns. Retno Wulandari, S.Kep., M.Kep.; Ns. Bambang Sutrisno, S.Kep., M.Kep.; Ns. Dewi Hapsari, S.Kep., M.Kep. (2026). Skrining Malnutrisi dan Risiko Sarkopenia pada Lansia Panti Werdha dengan MNA-SF dan SARC-F Disertai Bundle Intervensi Gizi-Latihan di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 1 Cipayung Jakarta Timur. Penelitian. Jakarta: Akademi Keperawatan Yayasan UKI. Diakses dari https://repository.akperyuki.ac.id/?p=view&id=139