Pengaruh Integrasi Komponen Kekhawatiran Orang Tua pada Pediatric Early Warning Score (PEWS) Usia-Spesifik melalui Jalur Eskalasi Diaktivasi Keluarga terhadap Deteksi Dini Perburukan Klinis Anak di Ruang Rawat Inap Anak RSUD Tarakan Jakarta Pusat
Abstrak
Penelitian kuasi-eksperimen pretest-posttest control group ini menganalisis pengaruh integrasi komponen kekhawatiran orang tua pada Pediatric Early Warning Score (PEWS) usia-spesifik melalui jalur eskalasi diaktivasi keluarga terhadap deteksi dini perburukan klinis anak. Sebanyak 124 anak usia 1 bulan-12 tahun di RSUD Tarakan Jakarta Pusat dibagi menjadi kelompok intervensi (n=62) dan kontrol (n=62). PEWS menilai komponen perilaku, kardiovaskular, dan respirasi (rentang 0-9; ambang aktivasi >=4); kelompok intervensi dilengkapi jalur agar orang tua dapat memicu penilaian ulang perawat. Hasil menunjukkan ketepatan deteksi dini meningkat dari 54,8% menjadi 87,1% (p=0,001), waktu hingga penilaian ulang memendek dari 71,2 menjadi 38,4 menit (p<0,001), 28,2% eskalasi dini dipicu langsung oleh kekhawatiran orang tua, dan transfer tidak terencana ke PICU menurun dari 17,7% menjadi 6,5% (p=0,041). Integrasi kekhawatiran orang tua terbukti menangkap sinyal perburukan yang luput dari skor tanda vital semata.